LANJUTAN Sessi 2 (Catatan Manis Kemwil 2012_

Lanjutan…….

Jumat, 5 Oktober 2012

“Ustadz mau bicara kepada kalian tentang hal yang sangat penting…” nampak anak-anak mulai serius memperhatikan. Mungkin mereka bertanya apa ada hal serius kah.. sehingga Ustadz Zuzu nampak berat perkataannya…

“Kalian tahu to… kenapa Ustadz telat ngajar kalian….”

“ya… benar… Ustadz dipanggil Kepala Sekolah dan berbicara tentang sesuatu hal besar dan penting bagi tim ini.” Nampak mulai serius wajah anak-anak tim kemwil 2012 penuh tanda tanya.

“Mungkin… Ustadz tidak lama lagi mengajar kalian… atau… berhenti dan tidak mengajar kalian lagi. Setidaknya hanya 10% peluang ustadz bersama kalian.” Tampak terhenyak. Terdiam.. dan tertunduk lesu.

“ Oleh karena itu sebelum berpisah dan kalian juga bisa fokus dengan ujian mid, Ustadz pamit dan minta maaf kepada kalian dan orang tua kalian atas kehilafan ustadz..” “Maafkan ya…” semua diam tanpa suara.

Siang itu latihan tetap diakukan. Namun nampak hampa. Tak ada gairah lagi.Ada juga yang cuek aja. Zuzu juga sangat siap ketika pihak sekolah harus melepas. Harus legowo. Mungkin itu yang disebut profesional. Ditengah “pemecatan” masih juga mengajar.

Tidak tahulah kondisi mereka sewaktu latihan selesai dan waktu dirumah. Yang jelas Zuzu segera meninggalkan mereka. Sedih…

Sudah kurang 1 bulan Zuzu harus meninggalkan anak-anak yang lagi semangat-semangatnya. Rasanya sayang. Tinggal sedikit. Tapi… itulah profesionalitas seorang pelatih. Harus siap di berhentikan sewaktu-waktu jika memang bos tidak mengkendaki.

Zuzu mencoba memantapkan hati dan menguatkan. Agar tidak hanyut dalam kesedihan. Mereka anak2 kemwil sudah luar bisa. Dulu diawal latihan mereka sudah Zuzu janjikan. Bahwa suatu saat mereka pasti bisa mengalahkan SPANDA. Ya… Suatu saat ketika mendekati Kemwil.

Dan itu sudah napak tanda-tandanya. Semaphorenya Ghiza sudah layak bertarung di level SMP sekalipun. PBB sudah kian mantap. Pionering juga tak kalah cepat,  kuat dan rapi.

Waktu itu semua teknik kepramukaan terutama untuk lomba sudah dikuasainya. Subhanallah…

Padahal cukup singkat lho.. mingkin total Cuma 2 bulan dan hanya 3 kali sepekan. Kalau bukan karena rahmat Allah dan doa-doa dari mulut mereka dan orang tua mereka, rasanya itu tidak mungkin. mustahil

………………

Teringat masa dimana Zuzu sekitar 3 tahun lalu, yakni Desember 2009 . dihadapan tim Inti  SPANDA bahwa Zuzu menyatakan mundur. Waktu itu LT3 Kota Semarang. Pinru Putra Kak Faiz dan Pinru Putri Kak Widya. Mereka angkatan ke 2 Spanda. di Markas TNI Banteng Raider Semarang samping Masjid, tepatnya setelah tenda dan gapura putra disapu badai dan lomba hampir usai, zuzu mengumpulkan mereka.

“Adik-adik… Ustadz tahu bahwa ustadz tidak berhasil melatih kalian… tidak mampu menjadikan kalian tim juara. Pantas… semahore kalian kalah. Bahkan untuk tampil lomba PBB kalian Mlinder dan tidak berani tampil….

“itu bukan kesalahan kalian… itu kesalahan Ustadz selaku pelatih. Oleh karena itu, hari ini ustad mau pamitke kalian… ustadz tidak pantas mengajar kalian lagi”.

“ maaaf… apa bila ustadz tidak bisa membawa kalian menjadi juara.”

Hening…. suasananya… ada yang mulai menunduk, menangis, dan… lunglai… sesenggukan.

Zuzu berulangkali meminta agar mereka tabah. Tapi justru mereka tambah sedih… menangis

Dan… puncaknya….

“bangun… Bangun… Bangun… Ini hanya bercanda….” Zuzu menepuk punggung mereka sambil berlari…puas ngerjain mereka.

Anak2 terhenyak dan keketika itu ada yang langsung mengejar Zuzu dan tertawa sambil menangis…

Hehehe… Kena kalian.

……..

Atau waktu masanya angkatan ke 3 yang pinrunya putra Musa dan Putri Zahra. Hampir mirip.

Diruang kelas bawah dekat kantor…. Zuzu menyampaikan maaf dan mohon restu untuk mundur karena sudah cukup lama dengan SPANDA. Namun sebelum mundur  zuzu recuest lagu “Syukur” untuk mengiringi kepergian Zuzu. Sebelumnya sudah ada kerjasama dengan pembina lain sih… akan hal ini…

Kenapa lagu “Syukur”….?  Waktu dulu Zuzu SD, pernah di tinggal pelatih faforit Zuzu. Nah lagu pengiringnya adalah lagu itu. Zuzu menangis sampai bahkan dirumah terus menangis. Mirip Widya SPANDA 2012  ketika ditinggal Zuzu. Nangisnya dilanjut di rumah.hehe..

Dan… benar… Hujan tangis pun terjadi. Baik perempuan maupun laki-laki terhanyut dalam tangis. Sedih.. mereka menyampikan pesan dan kesan ke Zuzu sambil menangis. Ingat benar zuzu melihat Musa, Udin, Riris dsb menangis sambil bicara kayak anak kecil. Sesenggukan…  Zuzu menahan tawa, tapi ditelan rapat-rapat. Acting Zuzu dan Ustdzah Ida cukup sempurna.

Akhirnya… Zuzu keluar kelas meniinggalkan mereka Tim Inti Spanda yang sedang menangis. Dan… Tiba tiba… Kami Pembina mengambil Air dan menyiram mereka…. Dah… bangun…. Acting selesai.

Lalu kami saling siram-siraman air. Puas…

Tim Kemnas 2012 Juga pernah juga “ dikerjain “ Zuzu. Bahkan durasi aktingnya cukup lama.  sekitar 1 pekan. Sehingga mereka mengalami “sakit” sekitar satu pekan lamanya.

Hehehe… jahil Juga ya… ndak kok. Maksudnya baik. Ini teknik aja agar Zuzu mengetahui, sejauh mana hubungan emosional antara pelatih dan yang dilatih. Subhanallah… mereka dari tahun ke tahun anak SPANDA menyatu dengan pelatihnya. Mungkin sudah 100 piala lebih mereka dengan Zuzu dapatkan selama 4 tahun. 2 Juara Umum Nasional 2012, 1 Juara Umum Kemwil 2010, 1 Juara Umum Kota 2011 dan sebagainya. Ini murni karena Allah berkehendak untuk SPANDA dan Zuzu. Itulah sebabnya anak2 mantan tim Inti Spanda masih menyatu di Kelompok SAMUDA (Senior Pramuka Harapan Bunda) yang tiap ramadhan ada pertemuan besar Alumni Tim Inti SPANDA.

…………………………..

“ah.. aku tahu ustadz… Ustadz paling Cuma main main pingin mundur…” kata Ginta. “ Kok kamu tahu…” “ya tau dong. Dari kakak kakak dulu juga demikian.” Zuzu hanya senyum aja. Pedih campur kasihan. Ini serius kok dianggap main-main. Mungkin ini buah simalakama. Dulu ngerjain, begitu yang asli, sudah tidak dipercaya.

Tim Kemwil 2012 cuti latihan karena Mid Semester. Cukup tenang tanpa terganggu kesedihan. Karena mereka mungkin dapat bocoran bahwa Zuzu suka ngerjain seperti itu. Tapi mungkin yang tidak tahu, masih bersedih.

Terbayang kehebatan mereka beberapa hari yang lalu yang berhasil menyabet 5 piala dari SMP 3 Mranggen. Ya… benar. Mereka melawan Anak SMP 3 mranggen yang sangat disegani di level Jawa Tengah untuk kepramukaannya. Namun mereka bisa menerobos dan bahkan mencapai prestasi mengejutkan: juara pertama putra dan putri (Semaphore dan Morse), Juara kedua Putra dan Putri Pionering dan Juara kedua PBB Putri. Subhanallah. Membanggakan… padahal jujur… zuzu menghendaki mereka kalah lho… kenapa?— Biar mereka dapat merasakan pahitnya kekalahan. Sama… ketika tim Kemnas 2012 SPANDA waktu di Kejuaraan yang sama 2011 di SMP 3 Mranggen. Prestasinya kebalikan. Mereka babak belur. Culun, ingah-ingih… dan pokoknya memalukan. Mereka nyaris menjadi juru kunci. hampir kena hukuman di guyur air. Untung mereka tidak juru kunci. Namun pulang tanpa piala. Tapi… malu dan memalukan.  luar biasa. Mungkin mereka sekarang tersenyum malu atau tertawa lebar ketika membaca tulisan ini sambil membayangkan masa itu. Begitu “Klowornya”. Hehehe… Namun… Itulah yang Zuzu Harapkan. Pahit di Awal namun Setelah itu…  Juara Nasional 2012 setelah menempanya 1,5 tahun. Membanggakan….

Cerita Indah akan kesuksesan Kemwil 2012 bersama tim yang lain dan warna yang lain nyaris pupus…

………………

“Bismillah… Hirrahmaa… Nirrahiimm.” Suara dering ringtone hanpone Zuzu berbunyi. “ Assalamu’alaikum…” “ Wa’alaikum salam ustadz.. Ini bu Lusi dari Harbun.” “ Oo…Inggih bu… Ada apa?”. Ada perasaan berkecamuk. Diberhentikan….” Setelah kami syuro kan… Alhamdulillah. Ustadz masih dipertahankan di SDIT Harapan Bunda Sampai Kemwil 2012”. “Subhanallah… Insyaallah siap Bu…” sirna sudah gundah. Yang ada adalah tatapan optimis bahwa akan ada sejarah baru. Gelar juara di tim dengan kelas yang berbeda (kayak tinju aja). Insyaallah.

Bismillah… Setelah Iedul Adha…. Genderang Perang ditabuh. Tryout dirancang. Target untuk mengalahkan Tim SPANDA masih dicanangkan. Walau agak gentar melihat PBB mereka luar biasa. Namun bismillah… pasti dan harus bisa mengalahkan mereka.

…………………………… (Udah dulu ya… )

Bersambung….. Tulisan ini khusus buat murid-murid Zuzu Tercinta: Rosella Ungu, Walet Putih, Zinnia dan Musang dan Samudra.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s