CATATAN MANIS KEMWIL 2012

JANUARI 2012

15 januari 2012 “Sudah saatnya ustadz berpisah dengan kalian. Dengan sekolah ini yang telah membesarkan nama Ustadz di Pramuka.” Terimakasih dukungan dari semua pihak sehingga kami bisa meraih prestasi ini. Ustadz hendak pamit kepada kalian…salam sayang untuk semua murid-murid ustadz, baik yang masih aktif, maupun yang telah lulus. maafkan ya…”  itulah petikan pidato singkat Zuzu usai menuai tinta emas menjadi Juara Nasional Pramuka SIT 2 di Jakarta, regu Putra dan Putri. Zuzu mengatakan akan konsentrasi ke pesantrennya dan berhenti menjadi pelatih. walau berat meninggalkan mereka.  4 tahun bukan waktu yang sebentar.  duka ceria, tangis, tawa bahkan menitikkan air mata. Sungguh  pengalaman yang luar biasa. Apalagi ditutup dengan prestasi yang mengesankan. Apa ini memang harus terjadi dalam drama kehidupan Zuzu..?.wallahu ‘alam.

Derai air mata duka menyelimuti langit Spanda waktu itu. Sakiiit… setelah bahagia. Aneh tapi nyata. Zuzu mohon maaf yaa… tidak bisa lagi membersamai kalian lagi.

“Ustadz… siapa yang nglatih kami lagi….”

“Bahkan kami belum pernah di dampingi dlm lomba…”

“kami sekelas terus menangis ustadz.”

“ Kembali ya Ustadz…”

“ jangan tinggalkan kami yaa…”

“Siapa lagi yang dampingi kami di Kemwil…”

“Katanya Ustadz siap dampingi adek2 pertahankan Juara Umum di Kemwil..?”

“Tega ya… Ustadz.”

Zuzu…”Yang kalian rasakan sama dengan yang ustadz rasakan. Pedih dan teriris. Tapi, Mungkin suatu saat ustadz akan kembali. Itu kata hati ustadz. Tapi tidak sekarang ya dik… biarkan ustad menunaikan tugas yang sudah di depan mata ini… Ustadz masih cinta kok dengan almater kalian. Karena almamater ini ibarat tim sebakbola yang disegani dan legendaris. Sangat bergengsi. jika dipercaya menjadi pelatihnya tentu semua pelatih akan tersenyum bangga. Selamat tinggal semua cinta dan cita…”

 

Mei 2012

5 bulan sudah Zuzu istirahat dari kepelatihan. Namun tak jarang masih “say hello” dengan mereka.. anak-anak SPANDA. Ndak tau. Kok masih merasa bahwa mereka adalah murid2 terbaik Zuzu ya.. masih tidak bisa melupakan saat-saat mereka menangis haru karena menjadi Juara nasional. Atau teringat juga ketika pengumuman kami menjadi juara PBB kami sujud Syukur namun salah kiblat… hehehe.. sehingga di ulang. Kami merayakan kemenangan di lapangan Cibubur Jakarta dengan sangat sempurna. Bernyanyi, menari, berfoto, dan tak lupa sujud syukur diatas lumpur… luar biasa.

April 2012 Zuzu istikhoroh. Semangatnya untuk melatih kembali tumbuh. Setelah melakukan pertimbangan yang matang, seiring dengan adanya even Kemah Wilayah Se Jawa tengah dan DIY November 2012, maka Zuzu putuskan untuk siap turun gunung lagi (hehe…. rumah Zuzu emang Gunungpati)

Bismillah cari tantangan di tingkat SD ah…. Karena persaingan dan tantangan lebih besar daripada level SMPkali… Beberapa SD ternama di Ibukota Provinsi ini pernah menghubungi dan tertarik utk menggaet Zuzu (hehe… sok mahal aja nich..).

Namun sejatinya dalam hati kecil Zuzu ingin kembali dengan Spanda. Ya.. Mempertahankan Juara umum yang dua tahun lalu berhasil diraih di Prambanan 2010. Maka walau secara tidak langsung, Zuzu “menawarkan diri” utk kembali melatih. Namun……. tidak ada respon… dingin…

Sudahlah… mungkin mereka punya rencana lain, pelatih lain atau target lain. (harus ndak boleh su’udzon). Memang sih… Zuzu ndak ada apa-apanya. Semua juga bisa melatih tim yang sudah bagus itu….

Akhirnya Zuzu menyepakati utk menjadi pelatih SDIT Harapan Bunda Semarang. Awal Bulan Mei 2012. Bismillah…

SELEKSI TIM.

Zuzu didampingi asisten pelatih Pak Dani, Pak Arif dan Pak Agung dan dimanageri Bu Tami, kami saling bahu membahu menyusun kerangka tim. Sehingga di sepakati hanya akan mengambil kelas 4 SD saja. Alasannya simple… biar mudah mengaturj jadwal latihan.

Sehingga mulai pekan ke dua sampai akhir jelang Ujian Kenaikan kelas, Zuzu menyeleksi calon penghuni TIMNAS SDIT Harapan bunda utk berlaga di KEMWIL 2012. Yang mendaftar fase knock out untuk putri 20 anak dan putra 16 anak.

2 Sesi pertemuan Zuzu gunakan untuk melihat performance masing-masing anak. Dari cara berdirinya ketika baris, suara ketika menyiapkan barisan, akhlaknya dan sebagainya. Semua terukur dan tercatat. Di pertemuan ketiga yang diadakan di Mijen sewaktu mereka berkemah adalah puncak penilaian. Sehingga yang pada waktu itu tidak ikut kemah,  langsung gugur. Penilaian ini juga dibantu oleh Kakak-kakak SMPIT Harpan Bunda mantan Juara Kemnas 2012. Luar biasa mereka. Sangat berbakat meneruskan Zuzu kelak di kemudian hari. Ada wiyan, afiyan, dimas, ema, andini, icha dll. Salut untuk mereka. Trimakasih yaa…

Bismillah…Dari hasil seleksi itulah calon Juara Umum lahir… Subhanallah. Bahkan Zuzu sangat mendengarkan masukan dari anak2 SMP tersebut. Sekali lagi… mereka Juara Kemnas 2012 adalah tim tersukses sepanjang karier Zuzu. Hebat ya mereka…

Jelang diadakan ujian kenaikan kelas, kompisisi tim Kemwil SDANDA ( sebutan tim SDIT Harbun) sudah diumumkan. Terpilih 12 anak putra 12 anak putri. Setelah itu mereka fokus ujian….

 

MASIH PUNYA ASA UNTUK KE SPANDA.

Pada sekitar April-mei 2012 sebenarnya Zuzu masih punya keinginan kembali ke SPANDA. Zuzu mennyatakan keinginan tersebut baik langsung maupun tidak langsung di hadapan murid-murid, guru bahkan kepala sekolah. Ada rasa tanggung jawab besar bagi diri Zuzu…  mempertahankan Juara Umum 2010 lalu yang Zuzu ada didalam tim tersebut. Namun tidak ada respon baik dari sekolah. Zuzu kemudian memberi batas waktu…. Jika bulan mei 2012 belum ada kejelasan… maka boleh Zuzu berkata say goodby… Zuzu tidak menarik lagi bagi Spanda. Zuzu dah tidak dipakai… Alhamdulillah. Berarti sudah ada alih tanggungjawab untuk pertahankan gelar…. Juga bisa fokus merajut tatangan bersama tim baru… tim SD yang mungkin dua atau tiga kali lipat pesaingnya. Bismillah… tapi sakit juga sih… dikit… yaa dikit sekali.

 

JUNI-JULI 2012

Didampingi SPANDA Alumni Kemnas 2012 Zuzu menggembleng mereka, anak-anak SD Harbun, mengajari mereka cara dasar baris,kedisiplinan, apa arti sebuah kemenangan dan sebagainya. Heroik. Juga dasar-dasar kepramukaan seperti, tali-temali, morse, semaphore. Sungguh diperlukan konsentrasi dan kedisiplinan tingkat tinggi. Karena jika tidak demikian mungkin hasinya akan sulit disamakan dengan dengan tim juara lainnya. Suhanallah… mereka menjalaninya dengan sangat luarbiasa. Tepat waktu jika latihan, fokus dan semangat.

Awal Sebuah Ujian….

Juli 2012… setelah pihak sekolah SPANDA mengetahui bahwa murid-murid tebaik mereka mengajar di SD… muncul kebijakan yang menyedihkan. Mereka dilarang melatih SDANDA lagi. Alasannya biar fokus ujian. Fokus ujian…? masak to… kan masih lama… mereka kan juga alumni SDANDA. Masak utk membantu membuat adek-adek almaternya juara kok tidak boleh… pada kenyataannya Tim Kemnas Juga sudah tidak dapat tempat untuk melatih tim Kemwil 2012.. trus maunya gimana ini…(tersimpan rapat di hati) apa karena Zuzu berhianat…(Naudzubillah…) astaghfirullah… jadi ghibah… sudahlah… disyukuri aja.

Walaupun sebagian anak-anak Kemnas mempertanyakan kebijakan dan menolak… namun Zuzu bersikap profesional. “ Sudahlah dik… ikut aja keputusan sekolah… Ustadz ndak papa kok. Mulai sekarang kalian dak usah kesini lagi…”

“Tapi Ustadz… Kami juga tidak di pakai lagi di Spanda.” “Iya ustadz.. mosok membantu adek2 SD ndak boleh..” Sekolah dak adil…” itu keluh mereka. (Kalian memang anak didik Zuzu yang luar biasa. Sehati, senasib dan sepenanggungan… kelak akan Ustadz persembahkan Juara Umum SD kepada kalian. Kalian akan berfoto bersama piala juara umum. Ya..Juara Umum SD di kemwil 2012 tentunya… Insyaallah).

 

September – Awal November 2012

Setelah libur panjang ramadhan dan lebaran, tim kembali berlatih. Tim putri di komandani oleh Ghiza dan yang putra masih silih berganti (belum ada leadership yang mantap). Hari-hari latihan hanya sendiri tanpa ditemani adek2 Kemnas rasanya beda. Pokoknya beda aja. Tapi Zuzu terus dan terus bekerja dengan scedule yang ketat.

“Ustadz… apa dulu ustadz pernah melatih SD?” belum bu…”(jawab Zuzu ketika ditanya orang tua tim). “Ustadz… anak SD beda lho sama SMP.. jadi mohon jangan terlalu padat latihannya…?”

“Ustadz… Kalau tidak Juara umum gimana…” Zuzu menjawab dengan senyuman saja ketika Kepala sekolah bertanya. (dalam hati… Zuzu meminta menjadi Juara umum bukan kepada makhluk kok… tapi yang menciptakan makhluk yakni Allah SWT. Pasti permintaan kami dikabulkan. Kami akan terus “Ngeyel” untuk meminta kepada Allah agar menjadi  Juara Umum.”

“Ustadz… kok anak saya pulang terlambat… kalau ada perubahan jadwal ya harus kasih info dong… jadi tidak merugikan orang lain…”

“ Ustadz… jangan forsir tenaga mereka dong… mereka masih kecil…mosok tiap hari mereka latihan”

Itulah sekelumit tantangan Zuzu waktu itu. Sementara anak-anak enjoy aja… aneh…

 

Awal Oktober 2012

Sejatinya ini tidak pantas di ceritakan. Namun tidak asyik cerita ini dinikmati tanpa ada episode ini.

Zuzu nyaris mundur dari SDANDA lho… kenapa…?

Memang ada kesalah pahaman antara sekolah dan ZUZU tentang faktor non teknis (secret). Zuzu mengatakan akan sangat legowo jika hari ini Zuzu tidak diperpanjang kontrak melatihnya dan akan membantu mengalih tugaskan kepada yang nanti ditunjuk. Zuzu minta 2 hari utk ada keputusan…

 

Bersambung….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s